Mengapa Fokus di Content?

— Budi Putra / April 1st, 2009 / Content, Platform

Situs video online yang sedang kami siapkan adalah adalah situs yang menayangkan content-content video tentang Indonesia. Ya, fokusnya lebih pada content, bukan pada layanan yang fokus pada platform atau engine. Jadi kami bukan situsĀ  yang mengikuti jejak YouTube, Blip.tv, MetaCafe atau sejumlah layanan serupa yang sudah ada di Indonesia. Mengingat sudah banyak pemain di ranah platform video online, jadi i-teve memutuskan untuk tidak ikut memperpanjang daftar tersebut.

Dalam menayangkan content videonya, kami memilih menggunakan layanan atau platform yang sudah ada, ketimbang membikinnya sendiri. (Dalam hal ini, menggunakan layanan Blip.tv). Karena kami yakin, ke depan, aspek teknis semacam ini tidak lagi menjadi isu besar.

Yang akan menjadi isu besar ke depan adalah content, content dan content. Perlu dicatat, bukan sekadar content yang layak secara teknis dan visual, tetapi juga content yang lisensinya bisa dipertanggungjawabkan. Paling tidak ada dua jenis lisensi yang bisa dilabeli pada sebuah video: copyright dan creative common.

3 Responses to “Mengapa Fokus di Content?”

  1. kereen mas…semoga bermanfaat, khususnya buat memotivasi blogger di tanah air untuk menyajikan informasi yang baik dan bertanggung jawab

  2. Mochammad Arief SW says:

    Salam i-teve!

    Salut buat Bang Elpris dan Mas Budi Putra dengan ide i-teve yang inovatif dan cerdas membaca peluang serta persaingan informasi, media dan pasar. Pelan-pelan kontennya ditambah dong biar lebih berwarna isinya. Sound-nya kok nggak konstan keluarnya? Dan terdengar kurang stereo/mono (bergaung). OK Sukses i-teve!

  3. Hendra Radjudin says:

    Setuju…..content, content dan content yang tidak saja layak secara teknis dan visual, tetapi juga yang lisensinya bisa dipertanggungjawabkan. Selamat & bravo…..

Leave a Reply